Lapangan kerja AS Juni hanya naik 57 ribu, pengangguran 4,2%
Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat menjadi 57 ribu pada Juni. Tingkat pengangguran tercatat 4,2%, menandakan pasar tenaga kerja mendingin tanpa kejatuhan tajam. Data ini penting bagi suku bunga The Fed, dolar, won, dan pasar Korea.

Lapangan kerja Amerika Serikat bertambah 57 ribu pada Juni, memberi sinyal jelas bahwa pasar tenaga kerja kehilangan momentum. Tingkat pengangguran tercatat 4,2%. Angka pekerjaan yang lemah meningkatkan kekhawatiran atas perlambatan ekonomi, tetapi pengangguran yang tidak melonjak menunjukkan pendinginan bertahap, bukan penurunan mendadak.
Perekrutan Melambat
Kenaikan 57 ribu pada pekerjaan nonpertanian berada di bawah ekspektasi. Perusahaan lebih berhati-hati merekrut karena biaya bunga, tekanan upah, dan ketidakpastian permintaan. Data ini tidak menunjukkan gelombang PHK besar, tetapi menegaskan penciptaan kerja makin lambat.
The Fed dan Dolar
Pasar tenaga kerja yang melemah biasanya memperbesar ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar. Namun jika inflasi tetap tinggi, keputusan The Fed tidak sederhana. Dolar dan imbal hasil obligasi AS dapat bergerak fluktuatif.
Dampak bagi Korea
Bagi Korea Selatan, data ini berpengaruh melalui kurs won-dolar, arus dana asing, dan prospek ekspor. Dolar yang lebih lemah dapat membantu won, tetapi permintaan AS yang melambat bisa menekan eksportir Korea. Data inflasi berikutnya dan sinyal The Fed akan menjadi penentu.
Poin utama
- Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat menjadi 57 ribu pada Juni. Tingkat pengangguran tercatat 4,2%, menandakan pasar tenaga kerja mendingin tanpa kejatuhan tajam. Data ini penting bagi suku bunga The Fed, dolar, won, dan pasar Korea.
- Gunakan isi artikel dan FAQ sebelum bertindak.
- Bandingkan dengan isu terkait di kategori.
Tanya jawab
Berapa tambahan pekerjaan AS pada Juni?
AS menambah 57 ribu pekerjaan pada Juni.
Berapa tingkat pengangguran AS?
Tingkat pengangguran tercatat 4,2%.
Mengapa penting bagi Korea?
Data ini dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed, dolar, kurs won-dolar, dan saham Korea.
Berita terbaru

Tunggakan kredit pemilik properti komersial Korea naik delapan kali dalam empat tahun
Risiko kredit properti komersial Korea meningkat cepat. Tunggakan kredit usaha sewa naik delapan kali dalam empat tahun menjadi sekitar 800 miliar won. Ruang kosong, penutupan penyewa, dan biaya bunga tinggi melemahkan arus kas pemilik gedung.

Pinjaman Stabilitas Hidup Bunga Menengah Meluncur, Debitur Kredit Rendah Kena 5,9% hingga 15,27%
Pinjaman stabilitas hidup berbunga menengah diluncurkan pada tanggal 29 untuk debitur dengan skor kredit 50% terbawah. Bunganya berada di kisaran 5,9% hingga 15,27% per tahun. Produk ini memperluas akses pembiayaan resmi untuk biaya hidup dan kebutuhan mendesak. Debitur perlu menghitung total bunga dan skema pembayaran.

Mahkamah Agung AS Pertahankan Lisa Cook di The Fed, Upaya Trump Menguasai Fed Tertahan
Mahkamah Agung AS memutuskan pada 29 Juni 2026 dengan suara 5-4 bahwa Lisa Cook dapat tetap menjadi gubernur Federal Reserve selama proses hukum berlanjut. Upaya Donald Trump mencopotnya terbentur perlindungan hukum jabatan gubernur Fed. Putusan ini memperkuat independensi bank sentral. Di Korea, fokus pasar tertuju pada USD/KRW, imbal hasil obligasi AS, aru

Bank of Korea Buka Seleksi Kepala Riset Ekonomi, Peran Ekonom Utama Disorot
Bank of Korea memulai proses seleksi kepala Economic Research Institute. Posisi ini berperan sebagai ekonom utama bank sentral dan memimpin riset mengenai inflasi, pertumbuhan, stabilitas keuangan, serta kebijakan moneter. Penunjukan ini menjadi perhatian ketika pasar mencermati suku bunga, nilai tukar won, dan utang rumah tangga.

Pinjaman Stabilitas Hidup Berbunga Menengah Diluncurkan untuk Debitur Kredit Rendah
Pinjaman baru ini memperluas akses pembiayaan formal bagi debitur dengan skor kredit di 50% terbawah. Suku bunga tahunan berada di kisaran 5% hingga 15%, dengan target rata-rata 11% hingga 14%. Syarat akhir bergantung pada pendapatan, kemampuan bayar, dan utang yang sudah ada.

Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Korea Naik, Tenor 3 Tahun 3,733%
Imbal hasil obligasi pemerintah Korea naik pada 29 Juni di berbagai tenor utama. Yield obligasi 3 tahun tercatat 3,733%. Kenaikan yield berarti harga obligasi turun dan dapat memengaruhi pendanaan bank, pinjaman rumah tangga, serta biaya utang korporasi. Pasar memantau inflasi, kebijakan moneter, dan pasokan obligasi.

Imbal Hasil Obligasi Korea Naik Saat Dolar-Won Melonjak, Tenor 3 Tahun 3,733%
Tekanan nilai tukar merembet ke pasar obligasi Korea. Pada tanggal 29, imbal hasil obligasi pemerintah naik di seluruh tenor, dan tenor 3 tahun mencapai 3,733%. Pelemahan won memperbesar risiko harga impor, inflasi, dan jalur suku bunga.

Korea larang biaya legal masuk bunga pinjaman bank mulai Juli
Mulai 1 Juli, bank di Korea tidak boleh memasukkan kontribusi hukum dan biaya legal wajib lain ke bunga pinjaman. Perubahan ini mengurangi ruang bank untuk meneruskan biaya ke spread pinjaman. Ini bukan pemangkasan suku bunga acuan, sehingga dampaknya berbeda menurut bank, produk, dan debitur. Pada pinjaman KRW 100 juta, penurunan 0,10 poin persentase menghe